ILMU
YANG DIAJARKAN KEPADA ORANG LAIN
Yang
dimaksud dengan ilmu adalah bukan ilmu agama saja, dan bukan ilmu untuk belajar
shalat dan puasa saja. Ilmu itu adalah umum, ilmu adalah “pengetahuan”.
Sebagaimana kata Nabi Muhammad SAW “Sempurnanya agama dengan ilmu, sempurnanya
dunia juga dengan ilmu.”
Jadi
tegasnya ilmu apa saja yang telah diajarkan kepada orang lain, sedang orang
lain mendapat manfaatnya dari ilmu itu, maka orang pertama yang mengajarkannya
jika dia seorang muslim dia mendapat pahala yang tidak ada habisnya dari sisi
Allah Subhanahu Wata’ala.
Misalnya
orang pandai membetulkan radio kemudian kepandaiannya diajarkan pada orang
lain, lalu orang itu dapat manfaatnya yang digunakan untuk mencari nafkah, maka
orang yang mengajarkannya mendapat pahala “Jariyah” dari sisi Allah Subhanahu
Wata’ala.
Demikian
maksud tujuan amal jariyah, yakni amal yang mengalir pahalanya bagi orang yang
telah menyumbang amalnya atau ilmu guna kebaikan dunia dan agama.
Seperti
kata Allah dalam surat Al-Kahfi ayat 107-108:
¨bÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏHxåur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# ôMtR%x. öNçlm; àM»¨Zy_ Ĩ÷ryöÏÿø9$# »wâçR ÇÊÉÐÈ tûïÏ$Î#»yz $pkÏù w tbqäóö7t $pk÷]tã ZwuqÏm ÇÊÉÑÈ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan
beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. Mereka
kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.
Mereka
kekal didalamnya, tidak mereka berpindah-pindah dari padanya (karena betahnya).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar